oleh

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Angelo Wake Kako Ajak Masyarakat Rawat Toleransi dan Persatuan

ENDE, InfoSenator.com– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT), Angelius Wake Kako (AWK) mengajak masyarakat Kabupaten Ende untuk menjadi pelopor dan garda terdepan mempertahankan nilai-nilai Kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila saat di tengah paham-paham radikal mencoba masuk menggantikan ideologi Pancasila.

Selain menjaga nilai-nilai luhur Pancasila, Senator yang akrab disapa Angelo itu juga mengajak masyarakat untuk tetap merawat nilai-nilai Toleransi sebagai bentuk nyata mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila.

Hal itu disampaikan Angelo saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar Bangsa kepada masyarakat Uzuramba, Kecamatan Ende, bertempat di AWK Center Ende, Kecamatan Ende, Kamis (16/4/2022).

“Masyarakat perlu memahami pentingnya keberadaan Empat Pilar berbangsa ini dan berusaha mengaktualisasi lewat tindakan nyata. Merawat Toleransi dan menjaga Persatuan di bumi Pancasila (Ende) sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama di tengah ancaman intoleransi, radikalisme dan infiltrasi nilai-nilai kebangsaaan,” ajak Angelo.

Arus Globalisasi

Di hadapan masyarakat Desa Uzuramba, tokoh masyarakat dan tokoh agama, Angelo juga menyinggung perkembangan arus global yang tumbuh begitu pesat dan berdampak kepada identitas bangsa sehingga mengakibatkan munculnya tantangan, baik secara internal maupun eksternal.

“Arus globalisasi bergerak begitu cepat sehingga berpengaruh terhadap identitas dan jati diri bangsa. Secara internasional, kita sedang dihadapkan dengan dua arus utama yang sangat fundamental yakni persaingan bebas dan masuknya ideologi luar yang mampu menembus sekat dan batas negara, infiltrasi terhadap keberadaan ideologi di Indonesia,” ujarnya.

Angelo mengingatkan adanya tantangan dari dalam negeri yang selama ini menjadi penghambat bagi Bangsa Indonesia untuk bergerak maju, yakni belum optimalnya pelaksanaan Sila-Sila Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Angelo, Empat Pilar Bangsa (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tinggal Ika) merupakan landasan yang kokoh yang mampu menjadikan bangsa Indonesia dapat bersaing dengan negara lain.

Namun kelebihan ini belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik oleh bangsa Indonesia.

Angelo juga mengajak masyarakat Ende pada khususnya, dan NTT pada umumnya, untuk tetap menunjukkan kebanggaan menjadi Warga Negara Indonesia dengan tidak melupakan karakter dan jati diri yang ada.

“Jangan mudah terprovokasi dengan sesuatu yang membiuskan. Tidak perlu mengubah karakter, kita harus bangga dengan apa yang kita miliki sebagai jati diri,” ajaknya.

Ia menyinggung, sebuah bangsa akan kehilangan jati diri karena dibius oleh kapitalis dan tidak mampu menunjukkan karakter yang dimiliki.

“Sebuah bangsa akan dihargai oleh bangsa lainnya jika bangsa tersebut mampu menunjukkan perbedaan yang dimilikinya sebagai sebuah kebanggaan yang perlu ditonjolkan. Perbedaan ini pun dapat dijadikan sebuah kelebihan dan keunggulan dalam menjaga wilayah NKRI agar tetap utuh,” imbuhnya.

Menyebut Ende sebagai kota sejarah (rahim Pancasila, red), Angelo menegaskan bahwa Ende juga harus menunjukkan karakter daerah sebagai pilar penting pembangunan nasional.

“Sebagai rahim Pancasila, mari melestarikan karakter daerah kita sebagai pilar penting sejarah bangsa. Empat Pilar Bangsa harus menjadi tanggung jawab nyata kita semua sebagai anak bangsa. Mari merawat Toleransi dan Persatuan,” tandas Angelo.

Komentar

Tinggalkan Balasan