oleh

Ada Apa, Gubernur NTT Lantik Wakil Bupati Ende Pada Malam Hari?

Jakarta, InfoSenator.com – Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma Indonesia) mempertanyakan ada apa Gubernur NTT, Viktor Laiskodat terkesan terburu-buru dalam melantik Wabub Ende, sementara sebagian besar public di daerah itu masih mempersoalkan masalah tersebut.

Gabriel Goa dalam pesan tertulisnya kepada redaksi media ini menjelaskan, polemik tentang keabsahan pemilihan Wabup Ende oleh DPRD Ende dan pelantikan Erik Rede sebagai Wakil Bupati Ende oleh Gubernur NTT  Dr Victor Bungtilu Laiskodat, SH masih terus terjadi sampai hari ini.

“Pihak yang berkeberatan proses pemilihan Wabup Ende di DPRD mempersoalkan Pimpinan DPRD Ende yang tetap memaksakan kehendak Pemilihan tetap berlangsung tanpa adanya dukungan surat DPP Parpol. Fakta membuktikan bahwa belum ada yang mengejar ke DPP Parpol baik oleh pihak yang berkeberatan, CSO maupun pers. Begitu juga dengan terburu-burunya Gubernur NTT melantik Wabup Ende malam-malam di Rumah Jabatan bukan di Aula Kantor Gubernur NTT menimbulkan tandatanya besar public”, ungkap Gabriel Goa pada jumat (04/02).

Untuk membantu publik NTT dan kepentingan Nasional untuk mengetahui pasti kebenarannya, Lembaga Hukum dan Ham Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia bekerjasama dengan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK INDONESIA) dan insan pers yang independen sudah membentuk Tim Investigasi Khusus Pilwabup Ende.

“Pertama, kami melakukan investigasi khusus di Ende, Kupang dan Jakarta tentang proses, cara dan prasyarat formil maupun materil dalam Pilwabup Ende. Kedua, melalui KOMPAK INDONESIA melakukan investigasi khusus terkait dugaan politik transaksional dalam Pilwabup Ende. Ketiga, kami akan bekerjasama dan berkoordinasi serius dengan pihak Ombudsman RI, Komnas Ham, Komisi II DPR RI, Komisi III DPR RI dan KPK RI untuk mengungkap Auktor Intelekrualis yang bermain dalam Pilwabup Ende. (tim-red)

Komentar

Tinggalkan Balasan